Rangkuman Materi Teknologi Informasi dan Komunikasi Semester 3
Etika (ethic) bermakna sekumpulan azaz atau nilai yang berkenaan dengan akhlak, tata cara (adat, sopan santun) mengenai benar dan salah tentang hak dan kewajiban yang dianut oleh suatu golongan atau masyarakat. TIK dalam konteks yang lebih luas, merangkum semua aspek yang berhubungan dengan mesin (komputer dan telekomunikasi) dan teknik yang digunakan untuk menangkap (mengumpulkan), menyimpan, memanipulasi, menghantarkan, dan menampilkansuatu bentuk informasi. Komputer yang mengendalikan semua bentuk ide dan informasi memainkan peranan penting dalam pengumpulan, pemprosesan, penyimpanan dan penyebaran informasi suara, gambar, teks, dan angka yang berasaskan mikroelektronik. Teknologi informasi bermakna menggabungkan bidang teknologi seperti komputer, telekomunikasi dan elektronik dan bidang informasi seperti data, fakta, dan proses.
Dengan demikian, etika TIK dapat disimpulkan sebagai sekumpulan azaz atau nilai yang berkenaan dengan akhlak, tata cara, (adat, sopan santun) nilai mengenai benar dan salah, hak dan kewajiban tentang TIK yang dianut oleh suatu golongan atau masyarakat dalam pendidikan. Untuk menerapkan etika TIK, diperlukan terlebih dahulu mengenal dan memaknai prinsip yang terkandung di dalam TIK di antaranya adalah : mengenai TIK
u Tujuan teknologi informasi memberikan bantuan kepada manusia untuk menyelesaikan masalah, menghasilkan kreativitas, membuat manusia lebih berkarya jika tanpa menggunakan teknologi informasi dalam aktivitasnya.
u Prinsip High-tech-high-touch : jangan memiliki ketergantungan kepada teknologi tercanggih tetapi lebih penting adalah meningkatkan kemampuan aspek “high touch” yaitu “manusia”.
u Sesuaikan teknologi informasi kepada manusia : seharusnya teknologi informasi dapat mendukung segala aktivitas manusia buka sebaliknya manusia yang harus menyuesuaikan kepada teknologi informasi
Beberapa isu yang muncul dalam penggunaan tik, diantaranya :
u Cybercrimes
Cybercrimes adalah istilah yang digunakan dalam kejahatan maya atau kejahatan melalui jaringan internet sedunia.
u Penyalahgunaan Internet, diantaranya :
1) Password dicuri, account ditiru / dipalsukan.
2) Jalur komunikasi disadap, rahasia perusahaan terbuka.
3) Sistem computer disusupi, system informasi dibajak.
4) Network dibanjiri trafik, menyebebkan crash.
5) Situs dirusak (cracked).
6) Spamming.
7) Virus.
u Legal Exposures, diantaranya :
1) Hak atas kekayaan intelektual disalah-gunakan (dicuri / docopy).
2) Copyright dan paten dilanggar.
3) Pelanggaran pengawasan ekspor teknologi (di USA).
4) Dokumen rahasia dipublikasikan via bulletin boards.
5) Adult Pornography, child pornography, dan obscenity.
u Finansial dan E-Commerce Exposures
1) Data keuangan diubah.
2) Dana perusahaan “digelapkan”.
3) Pemalsuan uang.
4) Money laundering.
5) Seseorang menggunakan atribut orang lain untuk transaksi bisnis.
Penanggulangan Cybercrimes
1) Melakukan modernisasi hukum pidana nasional beserta hukum acaranya, yang diselaraskan dengan konvensi internasional yang terkait dengan kejahatan tersebut.
2) Meningkatkan sistem pengamanan jaringan computer nasional sesuai standar internasional.
3) Meningkatkan pemahaman serta keahlian aparatur penegak hukum mengenai upaya pencegahan, investigasi dan penuntutan perkara-perkara yang berhubungan dengan cybercrime.
4) Meningkatkan kesadaran warga negara mengenai masalah cybercrime serta pentingnya mencegah kejahatan tersebut terjadi.
5) Meningkatkan kerjasama antar Negara, baik bilateral, regional maupun multilateral, dalam upaya penanganan cybercrime, antara lain melalui perjanjian ekstradisi dan mutual assistance treaties.
Manajemen Data merupakan istilah yang luas yang merujuk pada segala aspek, dari pembuatan, penyimpanan, pengiriman, pemeliharaan, pengamanan, hingga “mempensiunkan” data. Data tersimpan dalam bentuk File (Berkas) lebih lanjut lagi menggunakan Database (Basis Data) untuk konsistensi, format data, dll Data dalam Database sebenarnya juga disimpan dalam satu atau beberapa file Manajemen data yang memanfaatkan Database umumnya memperlukan Database Management System (DBMS). Basis data merupakan himpunan Kelompok Data (Arsip) yang saling berhubungan dan diorganisasikan sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah. Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (Redundansi) yang tidak perlu. Kumpulan File/Table/Arsip yang saling berhubungan yang disimpan daam media penyimpan Elektronik.
A. Tujuan Basis Data
1. Kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan data (speed)
2. Efisiensi ruang penyimpanan (space), Mengurangi / menghilangkan redudansi (pengulangan) data
3. . Keakuratan (Accuracy) Pembentukan, kode & relasi antar data berdasar aturan/batasan (constraint) tipe data, domain data, keunikan data, untuk menekan ketidak akuratan saat entry / penyimpanan data.
4. . Ketersediaan (Avaibility), Pemilahan data yang sifatnya pasif dari database aktif
5. Kelengkapan (Completeness), Kompleksnya data menyebabkan perubahan struktur database.
6. . Keamanan (Security), Memberikan keamanan atas hak akses data.
7. Kebersamaan pemakaian (Sharability), Bersifat multiuser.
B. sistem basis data
sistem basis data adalah sistem yang terdiri dari koleksi data atau kumpulan data yang saling berhubungan dan program-program untuk mengakses data tersebut. Basis data berguna untuk :
1. . Kepegawaian dan administrasi
2. Pergudangan
3. Akuntansi
4. Reservasi
5. Customer service
6. Produksi
7. Perhotelan & pariwisata
8. Rumah sakit
9. Institut pendidikan
C. Komponen system basis data
1. Perangkat Keras (Hardware) Komputer memori, storage ( Harddisk ), peripheral, dll .
2. Sistem Operasi (Operating System) Program yang menjalankan system computer, mengendalikan resource computer dan Melakukan berbagai operasi dasar system komputer.
3. Basis Data (Database) Menyimpan berbagai obyek database (struktur tabel, indeks, dll)
4. DBMS (Database Management System) Perangkat lunak yang memaintain data dalam jumlah besar.
5. Pemakai (User) Para pemakai database.
6. Aplikasi ( perangkat lunak) lain. Program lain dalam DBMS.
D. Pengoperasian Basis Data
1. Pembuatan basis data (create database)
2. Penghapusan basis data (drop database)
3. Pembuatan file/ table baru ke suatu basis data (create table)
4. Penghapusan file / table dari suatu basis data (drop table )
5. Penambahan data baru ke suatu file / table di sebuah basis data (insert)
6. Pengambilan data dari sebuah file / table (select)
7. Pengubahan data dari sebuah file / table (update)
8. Penghapusan data dari sebuah file / table. (delete)
E. Manajemen Berkas
Manajemen berkas pada intinya aspeknya sama seperti manajemen hanya saja disini yang dikelola adalah berkas, dalam topik ini yang dibahas antara lain:
1. mengelola file
2. mengkompress file (compress)
3. membackup file ( backup)
4. berbagi-pakai file ( sharing)
5. menyimpan file secata online (online storage)
A. Pengertian CMD
Command Prompt adalah sebuah command line (baris perintah) pada sebuah OS (Operating System) berbasis GUI untuk mengesekusi file dengan cara menuliskan perintahnya pada jendela cmd.
B. Fungsi Command Prompt
1. Menghandle beberapa masalah saat versi GUI (Grafik User Interface) pada Windows kita bermasalah diakibatkan virus. Seperti hilangnya folder options pada explorer, task manager yang di-disable, tidak bisa membuka msconfig dan sebagainya. Lebih lanjut kita bisa menangani virus lewat cmd.
2. Bisa mengeksekusi sebuah perintah lebih cepat dengan menggunakan cmd. Selain lebih cepat cmd ini juga lebih ringan dibanding dengan explorer saat melakukan perintah masuk pada direktori tertentu, atau mencari file tertentu.
3. untuk membiasakan menggunakan command
Line pada cmd agar nantinya terbiasa dengan
server core yang menggunakan OS berbasis text.
C. Cara membuka CMD
1. Posisikan mouse komputer atau laptop ke area desktop laptop.
2. Lalu tekan tombol shift pada keyboard laptop.
3. Klik tombol SHIFT secara bersamaan dengan klik kanan, lalu pilih dan Klik Open command windows here.
D. Beberapa perintah pada CMD
1. DIR
Perintah DIR digunakan untuk melihat isi folder/direktori bentuk umum DIR dapat diuraikan sebagai berikut: DIR (drive:) (path) (file name) (/P) (/N0 (/A) ((:) Atribut) (/O) ((c:shocked) (/S) (/B) (/L) (/C) (/H)
2. COPY
perintah copy digunakan untuk menyimpan file bentuk umum perintah ini adalah copy:d misalnya :
A:\>COPY**C : perintah untuk menyalin file standar A ke dalam drive C
A:\>COPY DATA : perintah untuk mkenyalin file yang bernama data dan A e C
perintah copy digunakan untuk menyimpan file bentuk umum perintah ini adalah copy:d misalnya :
A:\>COPY**C : perintah untuk menyalin file standar A ke dalam drive C
A:\>COPY DATA : perintah untuk mkenyalin file yang bernama data dan A e C
3. DEL
Digunakan untuk menghapus file/subdirectory bentuk umum DEL:NAMA FILE A:\>DEL*.DOC : Perintah untuk menghapus semua file yang berakhiran doc.pd drive A A:\>DEL** : Perintah untu menghapus semua nama file di drive A dg smua akiran-Nya.
4. REN
Digunakan untuk menggantinama file.Bentuk umum REN : REN(:(nama file) (nama file baru) misalnya: C:\>RENA :surat DOC.DATA.DOC
Semua file surat doc.pada drive A diganti menjadi DATA DOC
5. MD (MKDIR)
Digunakan untuk membuat subdirektori,bentuk umum MD: MD d:[nama file] C:\> BACKUP :mmbuat sub dengan nama backup
6. CD
Digunakan sebagai perint ah pindah direktori atau mengubah direktori C:\>CD\ENTERTAINT :pindah ke subdirektori ENTERTAINT
A. Pengertian WEB secara umum
World Wide Web atau WWW atau juga dikenal dengan WEB adalah salah satu layanan yang didapat oleh pemakai computer yang terhubung ke internet. Web ini menyediakan informasi bagi pemakai computer yang terhubung ke internet dari sekedar informasi “sampah” atau informasi yang tidak berguna sama sekali sampai informasi yang serius; dari informasi yang gratisan sampai informasi yang komersial. Website atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi teks, gambar diam atau gerak, animasi, suara, dan atau gabungan dari semuanya itu baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink).
B. Cara Kerja Web
1. Adapun cara kerja web adalah sebagai berikut:
2. Informasi web disimpan dalam dokumen dalam bentuk halaman-halaman we atau web page.
3. Halaman web tersebut disimpan dalam computer server web.
4. Sementara dipihak pemakai ada computer yang bertindak sebagai computer client dimana ditempatkan program untuk membaca halaman web yang ada di server web (browser).
5. Browser membaca halaman web yang ada di server web.
C. Unsur- Unsur website atau situs
Untuk menyediakan keberadaan sebuah website, maka harus tersedia unsur-unsur penunjangnya, adalah sebagai berikut:
1. Nama domain (Domain name/URL – Uniform Resource Locator)
Pengertian Nama domain atau biasa disebut dengan Domain Name atau URL adalah alamat unik di dunia internet yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah website, atau dengan kata lain domain name adalah alamat yang digunakan untuk menemukan sebuah website pada dunia internet. Nama domain diperjualbelikan secara bebas di internet dengan status sewa tahunan. Nama domain sendiri mempunyai identifikasi ekstensi/akhiran sesuai dengan kepentingan dan lokasi keberadaan website tersebut. Contoh nama domain ber-ekstensi internasional adalah com, net, org, info, biz, name, ws. Contoh nama domain ber-ekstensi lokasi Negara Indonesia adalah co.id (untuk nama domain website perusahaan), ac.id (nama domain website pendidikan), go.id (nama domain website instansi pemerintah), or.id (nama domain website organisasi).
2. Rumah Tempat Website (Web Hosting)
Pengertian Web Hosting dapat diartikan sebagai ruangan yang terdapat dalam harddisk tempat menyimpan berbagai data, file-file, gambar dan lain sebagainya yang akan ditampilkan di website. Besarnya data yang bisa dimasukkan tergantung dari besarnya web hosting yang disewa/dipunyai, semakin besar web hosting semakin besar pula data yang dapat dimasukkan dan ditampilkan dalam website.
3. Bahasa Program (Scripts Program)
Adalah bahasa yang digunakan untuk menerjemahkan setiap perintah dalam website yang pada saat diakses. Jenis bahasa program sangat menentukan statis, dinamis atau interaktifnya sebuah website. Semakin banyak ragam bahasa program yang digunakan maka akan terlihat website semakin dinamis, dan interaktif serta terlihat bagus
4. Desain Website
Desain website menentukan kualitas dan keindahan sebuah website. Desain sangat berpengaruh kepada penilaian pengunjung akan bagus tidaknya sebuah website.
5. Fungsi Web
a) Fungsi Komunikasi
b) Fungsi Informasi
c) Funsi entertainment
d) Fungsi transaksi
6. Tahapan Membangun Situs Web
a) Rekayasa
b) Planning (Perencanaan)
c) Designing (Desain)
d) Scripting
e) Testing (Pengujian)
f) Maintenance(Pemeliharaan).
contoh website : klik www.unida.ac.id
A. Pengertian E-Commerce
E-Commerce juga disebut perdagangan elektronik adalah kegiatan yang berkaitan dengan pembelian, penjualan, pemasaran barang atau jasa dengan menggunakan sistem elektronik seperti internet atau jaringan komputer. E-commerce juga melibatkan aktivitas yang berkaitan dengan proses transaksi elektronik seperti transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, data persediaan sistem pengolahan dilakukan oleh sistem komputer atau jaringan komputer, dan lain sebagainya. Definisi E-Commerce menurut Laudon & Laudon (1998), E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan dengan computer sebagai perantara transaksi bisnis. E-commerce dalam aplikasinya di lapangan menarik beberapa macam teknologi didalamnya seperti E-mail, Chat, Transfer dana eletronik (kartu kredit ataupun paypal dan sejenisnya.
Ada banyak bentuk e-commerce yang dilakukan sekarang ini, antara lain internet banking, pembelian dan penyediaan barang atau toko online, pemesanan tiket pesawat, reservasi penginapan di hotel, reservasi di tempat hiburan, pemesanan tiket konser, bitcoin, pertukaran uang ataupun saham di internet, pembelian buku secara online dan bahkan e-commerce jasa penghulu perkawinan.
B. Model-Model E-Commerce di Indonesia
1. Iklan Baris, merupakan salah satu bentuk e-commerce yang tergolong sederhana, bisa dianggap sebagai evolusi dari iklan baris yang biasanya ditemui di koran-koran ke dalam dunia online. Penjual yang menggunakan social media atau forum untuk beriklan, biasanya tidak bisa langsung menyelesaikan transaksi pada website yang bersangkutan. Namun penjual dan pembeli harus berkomunikasi secara langsung untuk bertransaksi. Contoh iklan baris : Tokobagus, Berniaga, dan FJB-Kaskus.
2. Retail, merupakan jenis e-commerce yang dimana semua proses jual-beli dilakukan melalui sistem yang sudah diterapkan oleh situs retail yang bersangkutan. Oleh karena itu, kegiatan jual-beli di retail relatif aman, namun biasanya pilihan produk yang tersedia tidak terlalu banyak, atau hanya fokus ke satu-dua kategori produk. Contoh retail : Berrybenzka, Zalora, dan Lazada.
3. Marketplace, bisa dianggap sebagai penyedia jasa mall online, namun yang berjualan bukan penyedia website, melainkan anggota-anggota yang mendaftar untuk berjualan di website marketplace yang bersangkutan. Marketplace umumnya menyediakan lapisan keamanan tambahan untuk setiap transaksi yang terjadi, seperti sistem pembayaran escrow atau lebih umum dikenal sebagai rekening bersama. Jadi setiap terjadi transaksi di dalam sistem marketplace tersebut, pihak marketplace akan menjadi pihak ketiga yang menerima pembayaran dan menjaganya hingga produk sudah dikirimkan oleh penjual dan diterima oleh pembeli. Setelah proses pengiriman selesai, barulah uang pembayaran diteruskan ke pihak penjual.
C. Jeis- Jenis E-Commerce
1. Business to Business (B2B)
Jenis e-commerce ini adalah bisnis ke bisnis atau B2B yang dilakukan oleh orang-orang atau kepentingan bisnis yang saling menguntungkan di mereka di mana kedua belah pihak biasanya sudah mengenal satu sama lain dan mengetahui proses bisnis yang mereka lakukan dengan satu sama lain. Biasanya jenis bisnis B2B adalah berkelanjutan atau saling berlangganan, transaksi tersebut dilakukan untuk antara dua pihak saling menguntungkan dan saling percaya.
Contohnya :
Dua perusahaan masing-masing memegang transaksi penjualan atau penyediaan barang dilakukan melalui transaksi online di internet, serta pembayaran yang biasanya mereka melakukan itu adalah dengan menggunakan kartu kredit di internet.
2. Business to Consumer (B2C)
E-Commerce B2C adalah jenis bisnis yang dilakukan antara perusahaan dan konsumen, seperti antara produsen yang menjual dan menawarkan produk mereka kepada konsumen umum online. Produsen tersebut akan melakukan bisnis dengan menjual dan memasarkan produk mereka kepada konsumen tanpa ada umpan balik dari pelanggan untuk melakukan bisnis kembali ke produsen, yang berarti satu-satunya produsen untuk menjual atau memasarkan produk atau jasa dan konsumen hanya sebagai pengguna atau pembeli.
3. Consumer to Consumer (C2C)
E-Commerce Consumer to Consumer (C2C) dilakukan antara konsumen dan konsumen, misalnya, pelanggan dari produser akan menjual kembali ke konsumen lainnya.
Contohnya :
Tokopedia, salah satu contoh dari perusahaan jual beli dengan mendirikan toko online yang memungkinkan pengguna atau perorangan membuka tokonya secara online di tokopedia kepada konsumen yang membutuhkan barang yang dijual.
4. Consumer to Business (C2B)
E-commerce Consumer to Business dibuat oleh konsumen untuk produsen yang menjual produk atau jasa, misalnya, konsumen akan memberitahukan rincian produk atau jasa yang dia inginkan melalui internet ke produsen, yang kemudian tahu produsen permitnaan akan menawarkan produk atau jasa yang diinginkan oleh konsument mereka.
Contohnya :
Kebalikan dari B2C, Consumer to Business adalah dimana konsumen perorangan menjual barang atau jasa yang selanjutnya dibutuhkan oleh sebuah perusahaan
Kebalikan dari B2C, Consumer to Business adalah dimana konsumen perorangan menjual barang atau jasa yang selanjutnya dibutuhkan oleh sebuah perusahaan
D. Manfaat menggunakan E-commerce
1. Memfasilitasi komunikasi antara konsumen dan produsen.
2. Memperluas calon konsumen dengan target pasar yang tidak terbatas.
3. Memfasilitasi pemasaran dan penjualan barang dan jasa.
4. Pembayaran yang mudah dilakukan secara online.
5. Penyebaran informasi yang begitu mudah dilakukan
6. Menghemat waktu
7. Barang atau jasa semakin murah
8. Konsumen Mampu Membandingkan Lebih Akurat
Rangkuman materi ini saya buat untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi. FKIP PGSD Universitas Djuanda Bogor.
jangan lupa kunjungi situs www.unida.ac.id
Komentar
Posting Komentar